KM All In One

KM Serambi Brang rea melayani aneka Jasa seperti Instal Ulang Leptop, Print, Internet, Pulsa, Cetak Foto, Cetak Undangan, Laundry, Menjual/Menerima Pesanan Aneka Kue. Sekretariat : Jl. Baso Busing Desaberu Dsn Dangar Permai Hp: 081915984745/085338575577

Minggu, 12 Januari 2014

Ekspedisi Tiu Sebangka

KM. Serambi_Brangrea – Udara segar, air jernih dan dingin adalah hal yang ditawarkan bagi pengunjung potensi wisata Tiu Sebangka. Untuk mencapai daerah ini pengunjung harus melewati rute yang cukup menantang berupa bebatuan besar selama menyusuri daerah aliran sungai. Di sepanjang jalur lintasan pengunjung juga disuguhkan dengan panorama alam yang masih alami berupa pepohonan besar dan rimbun. Pengalaman ekspedisi ini memberikan kesan yang sangat indah sehingga menimbulkan keinginan untuk kembali lagi.

Tiu Sebangka (tiu=sungai yang agak dalam sebangka=perahu) adalah wisata alam yang berada di Desa Mapin Rea Kecamatan Alas Barat. Untuk mencapai lokasi ini pengunjung bisa melewati dua jalur, jika datang dari arah Alas maka pengunjung bisa melewati jalur Desa Lekong terus sampai ke Desa Mapin Rea. Sedangkan jika datang dari Poto Tano maka pengunjung bisa melewati Simpangan Labuan Mapin terus melewati Mapin Beru, Mapin Kebak sampai ke Mapin Rea. Di lokasi utamanya terdapat batu besar yang berada di dasar sungai yang berbentuk menyerupai sebuah perahu, sehingga Inilah yang menjadi dasar pemberian nama Tiu Sebangka. Selain itu dinding Batu yang menjulang tinggi sering dijadikan pengunjung untuk mencoba sensasi melompat dari ketinggian menuju ke air yang dalam. Sejak dahulu kala objek wisata ini sudah menjadi primadona warga Alas secara umum bahkan dari Pulau Bungin. Pak Nur penduduk setempat menuturkan bahwa ketika masa kanak-kanaknya dulu wisata Tiu Sebangka adalah andalan masyarakat Alas. Setiap kali liburan, hari pembagian raport terutama hari lebaran maka dapat dipastikan orang akan lebih memilih Wisata Tiu sebangka ini sebagai tujuan wisata. Selain tidak terlalu jauh dengan pemukiman, pengunjung juga tidak harus mengeluarkan uang untuk bisa berwisata di tempat ini.
Pekan lalu saat melakukan kunjungan kami ditemani oleh Pak Nur warga setempat, selama perjalanan beliau banyak menuturkan kondisi tiu sebangka saat ini yang sudah jauh berbeda dengan masa sebelumnya. Warga sudah mulai beralih mengunjungi tempat wisata lain dan mulai melupakan potensi yang dekat di depan mata. Hal ini dimungkinkan karena mudahnya akses setiap orang semenjak banyaknya kendaraan bermotor untuk mencapai tempat-tempat wisata lainnya. Ditambah lagi kondisi jalan yang menghubungkan desa Mapin Rea dengan hilir Tiu sebangka yang rusak berat karena hanya mendapat pengerasan sehingga pada musim penghujan jalan menjadi tergenang dan banyak kubangan lumpur tambahnya.
Jika tempat wisata ini dikembangkan dengan baik, dapat dipastikan menjadi sumber pemasukan daerah khususnya Desa. Selain itu ramainya kunjungan masyarakat akan membuka lapangan usaha penduduk setempat seperti lapak aneka jajanan dan kuliner bagi para pengunjung. Semoga saja dimasa mendatang pemerintah bisa memberikan perhatian guna pengembangan potensi wisata ini. (a_nie)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar