KM All In One

KM Serambi Brang rea melayani aneka Jasa seperti Instal Ulang Leptop, Print, Internet, Pulsa, Cetak Foto, Cetak Undangan, Laundry, Menjual/Menerima Pesanan Aneka Kue. Sekretariat : Jl. Baso Busing Desaberu Dsn Dangar Permai Hp: 081915984745/085338575577

Minggu, 02 Desember 2012

Berjualan Pisau dan Sabit Bisa Sekolahkan Anak sampai Perguruan Tinggi


Amaq Is disela aktifitas sebagai Marbot
KM Serambi_Brang Rea – Patut dijadikan contoh dan motivasi bagi kita untuk terus berusaha memberikan pendidikan setinggi-tingginya kepada putra-putri kita dalam menghadapi persaingan hidup pada masa mendatang. Amaq Is nama sapaannya adalah seorang pedagang pisau, sabit, cangkul dan barang sehari-hari di Pasar Taliwang menuturkan kiat menjalani hidup dimasa sulit tanpa mengabaikan pendidikan bagi putra-putrinya. Ini dibuktikan dengan berhasilnya amaq Is dalam menyekolahkan putra-putrinya sampai pada perguruan tinggi.

Amaq Is yang nama aslinya Abu Bakar ini berasal dari Labuhan Haji Lombok Timur dan telah tinggal di Taliwang lebih dari tujuh tahun. Ia selama ini mengabdikan diri sebagai penjaga masjid alias “marbot” di kampung bugis. Disela kegiatannya menjadi penjaga masjid ia juga mencari nafkah dengan berjualan beberapa jenis alat kebutuhan sehari-hari. Ia juga telah dikarunia 5 orang putra dan 4 orang putri, ia juga menuturkan kalau saat ini putra-putrinya sudah dewasa dan yang paling bungsu masih mengenyam pendidikan pada salah satu perguruan tinggi di Bandung. Selain itu satu salah satu anaknya ada yang telah bekerja di Jakarta, dan yang paling jauh saat ini ada putrinya yang sedang berada di Australia dalam rangka dakwah sambil bekerja.
Memang sangat sulit pada awalnya bagi saya untuk meneruskan pendidikan putra-putri saya sampai keperguruan tinggi karena saya tahu tidak seberapa penghasilan yang saya dapatkan setiap harinya dengan berjualan pisau dan sabit. Namun tekad keras putra-putrinya untuk mau bersekolah membuat saya tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti kehendak mereka. Pada masa awal pendidikan memang saya sendiri yang mengusahakan membiyai segala macam kebutuhan mereka namun tahun-tahun berikutnya mereka sudah mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri dengan bekerja paruh waktu.
Saya hanya bertawakkal kepada Allah SWT dan selalu berdoa mudah-mudahan saya senantiasa diberikan kemudahan dalam memenuhi segala kebutuhan pendidikan putra-putri saya dengan terus dibarengi dengan ikhtiar dengan berjualan di pasar taliwang. Ia menambahkan bahwa ia sangat bersyukur karena putrinya yang berada di Australia telah memberikan hadiah berupa paket umrah yang akan dilaksanakan pada bulan mendatang.
Sudah sepatutnyalah bagi kita untuk terus mengusahakan memberikan bekal berupa pendidikan kepada putra-putri kita, oleh karena tiada warisan yang paling berharga daripada ilmu. Jika kita mewariskan harta tanpa ilmu maka tunggulah saatnya harta itu akan habis akan tetapi jika kita mewariskan ilmu walau tanpa harta maka harta akan bisa kita raih. Semangat yang telah dicontohkan oleh amaq Is ini harus terus kita kobarkan dalam diri kita. Tidak sedikit pula kita melihat di lingkungan kita keluarga yang diberikan harta melimpah malah mengesampingkan pendidikan anaknya, anak-anaknya dibiarkan begitu saja sesuai keinginannya sehingga pada akhirnya kesusahan yang dirasakan oleh orang tua dan si anak. (c_benk vh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar